Senin , April 6 2020
Home / Anambas / HNSI KKA Kecewa Dengan Pansus Nelayan DPRD
0

HNSI KKA Kecewa Dengan Pansus Nelayan DPRD

Anambas-keprilive. Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar konferensi Pers terkait penolakan atas penyampaian Panitia Khusus (Pansus) Nelayan DPRD KKA di Dirjen Pengawasan dan Sumber Daya Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan tepatnya di Gedung Posyandu Melati, Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan, Selasa (6/3).

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang HNSI KKA (Dedi Syahputra) menilai, Pansus Nelayan DPRD KKA tidak menjalankan komitmen bersama dan mengakomodir sesungguhnya atas tuntutan DPC HNSI KKA dan Nelayan.

“Ada indikasi pembohongan Publik, karena Pansus Nelayan DPRD KKA dengan lantang mengatakan kepada Nelayan bersama-sama dengan HNSI KKA menyikapi persoalan tersebut di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan banyak persoalan yang sesungguhnya tidak dilihat Pansus Nelayan DPRD KKA seperti proses perizinan, pengawasan, penindakan, pencegahan, dan legalitas hukum atas jarring lonceng atau muro ami,” jelas Dedi.

Sementara itu, Ketua Harian DPC HNSI KKA mengaku kecewa dengan sikap Pansus Nelayan DPRD KKA.

“Dari awal mereka mengatakan akan melibatkan DPC HNSI KKA supaya sesuai dengan tuntutan Nelayan , tapi faktanya Pansus tersebut hanya melihat 2 persolan yaitu keresahan masyarakat atas adanya ABK Kapal dilingkungan masyarakat dan pelanggaran wilayah tangkap dilaut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pansus juga belum memanggil instansi terkait untuk melihat proses perijinan dan persoalan yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Hal ini terkesan tergesa-gesa, karena belum apa-apa Pansus sudah ke Provinsi,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Unit Siantan (Muslimin) juga ikut mengomentari kinerja Pansus Nelayan DPRD KKA tersebut. Menurutnya, Pansus Nelayan DPRD KKA berubah haluan ditengah jalan.

“Komitmen awal kan untuk menyelesaikan persoalan ini, tapi mengapa mereka (Pansus-red) justru berubah haluan,” ujarnya dengan nada kecewa. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *