Senin , Februari 17 2020
Home / Lingga / Rute Roro Jagoh-Penarik Aktif Tiap Hari

Rute Roro Jagoh-Penarik Aktif Tiap Hari

Linggakeprilive.  Sarana penyebrangan antar pulau dengan kapal Roll On Roll Off (Roro) untuk rute Jagoh-Penarik Kabupaten Lingga, ditingkatkan menjadi dua trip setiap harinya.

Yusrizal, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga yang dihubungi dari Daik, Selasa (17/1) mengatakan, hari ini kapal Roro bernama KMP Paray sudah mulai melakukan tahap ujicoba rute pelayaran rutin setiap hari.

“Hari ini sudah dimulai tahap uji coba program dua trip per hari. adwal rutinnya masih mereka (operator Roro) susun. Nanti akan disampaikan ke kami, dan segera kami umumkan,” Jkata dia.

Adapun jadwal keberangkatan sementara KMP Paray tersebut, disampaikan Yus, untuk trip pertama Jagoh-Penarik dimulai pukul 06:50 WIB pagi, dan kembali ke Jagoh pukul 10:00 WIB siang.

Kemudian, untuk trip kedua Jagoh-penarik pada pukul 13:00 WIB siang, dan kembali ke Jagoh pada pukul 16:00 WIB sore.

Menurut Kadishub Lingga tersebut, program peningkatan trip Roro Jagoh-Penarik menjadi dua kali perjalanan pulang-pergi setiap hari ini sudah mendapat keputusan subsidi dari pemerintah pusat.

“Subsidinya sudah deal. Saat ini mereka (operator) sedang membuat kerjasama penyediaan bahan bakar minyak (BBM) dan air bersih. Untuk air bersih, kapal ini membutuhkan 3 Ton air per hari,” ungkap Yusrizal.

Dia berharap, upaya pemerintah daerah meningkatkan laju konektivitas antar pulau di Kabupaten Lingga dengan menambah trip rute ini dapat berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Manfaatkan sarana ini, sebaik mungkin. Bagi pedagang dari Dabo, mereka bisa berdagang di Daik, begitu juga sebaliknya. Artinya, orientasi pasar lokal kita sudah semakin luas,” singkatnya.

Sementara untuk rute Roro Kuala Tungkal-Jagoh-Batam, Yusrizal mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

Namun, jika dilihat dari rampungnya pembangunan sarana pelabuhan Roro Kuala Tungkal Provinsi Jambi yang hanya menunggu serah terima saja, Yusrizal meyakini rute penghubung dua provinsi tersebut akan diaktifkan pada tahun 2017 ini. (MC Lingga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *