Senin , Februari 17 2020
Home / Lingga / Aksi unjukrasa LSM Gerakan Mahasiswa Lingga

Aksi unjukrasa LSM Gerakan Mahasiswa Lingga

img-20160914-wa0017
Rabu 14/9 pkl 09.00 puluhan massa yang menamakan LSM Gerakan Mahasiswa Lingga (GEMA) dengan Korlap Zuhardi melakukan aksi Unjuk Rasa menunutut Panitia Khusus (PANSUS) Tambang DPRD Lingga agar menyelesaikan Ijin IUP Perusahaan tambang yang bermasalah di Lingga bertempat didepan Kantor DPRD Kab. Lingga

Dalam aksi ini LSM Gema Lingga mengajukan tuntutan sbb :
1. Masalah pansus tambang yang di anggap menghabiskan anggaran daerah.

2. Jalan di Desa Kelumu Dusun 2 kampung Serteh yang telah dijanjikan pekerjaan senilai 3 Milyar dan terealisasi tidak sesuai dengan janji yakni hanya 1,9 Milyar sepanjang hanya 1 Km.

3. Anggaran Dana Desa ( ADD) pembangunan nya yang tidak tepat sasaran.

Pada 09.45 Ketua Pansus Tambang Khairil Anwar juga selaku anggota DPRD Kab. Lingga menerima dan menjawab dan menyampaikan pada pengunjuk rasa,:
1. Pansus akan menyurati ke pihak DISTAMBEN Provinsi Kepri untuk menindak lanjuti masalah yang di sampaikan di karenakan hak kewenangan perijinan tambang sudah menjadi kewenangan Provinsi.

2. Bpk Khairil Anwar mengatakan sudah memploting anggaran dan segera memanggil dinas PU sebagai teknis pelaksanaan pembangunan Jalan Kampung Serteh.

3. Dana Desa Bpk. Khairil Anwar tidak bisa menjelaskan karena kewenangan dana desa tersebut ada di Komisi I DPRD Lingga.

Merasa tidak puas Dengan jawaban yg diberikan Khairil Anwar selanjutnya LSM Gema Lingga bergerak menuju Kantor Bupati

Massa LSM Gema Lingga yang datang langsung diterima oleh Said Parman selaku Pelaksana Tugas Sekda Kabupaten Lingga.
Said Parman menyampaikan bahwa Bupati dan Wakil Bupati saat ini berada di Jakarta menghadiri acara Percepatan Cetak Sawah di SUAD (STAF UMUM ANGKATAN DARAT)

Kepada Said Parman massa LSM Gema Lingga menyampaikan tuntutan,
1. Mempertanyakan masalah Pansus tambang

2. Jalan di Desa Kelumu Dusun 2 Serteh

3. Kartu Garda saat kampanye janji Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2015 mempertanyakan kegunaannya

4. Kantor BUMD yang saat ini kasusnya sedang berjalan di proses oleh Kajari Kab. Lingga mengapa kantor nya harus di tutup sedangkan masyarakat butuh pelayanan yang seharusnya bukan kantor yang ditutup tetapi Oknum Pegawai BUMD yg diproses.

Tuntutan pengunjuk rasa semua di catat oleh bpk Sa’id Parman dan akan di sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lingga.

Pukul 10.45 aksi unjuk rasa selesai dilaksanakan dan massa LSM GEMA Lingga membubarkan diri.//Akhmad. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *