Kamis , April 9 2020
Home / Kepri / Nurdin Sambut Kehadiran RS Bhayangkara Batam di Kepri

Nurdin Sambut Kehadiran RS Bhayangkara Batam di Kepri

Batam-batamlive.Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyambut gembira kehadiran rumah sakit Bhayangkara Batam. Dengan berdirinya rumah sakit milik Polri ini, Nurdin mengharapkan kontribusi signifikan bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Pembangunan bidang kesehatan, katanya, merupakan salah satu program prioritas (dedicated program) Pemerintah Provinsi Kepri. Kebijakan tersebut, didasarkan atas kenyataan bahwa bidang kesehatan merupakan bagian penting yang terkait langsung dengan peningkatan kualitas, harkat dan martabat manusia dalam kerangka pembangunan seutuhnya.

“Semangat untuk membangun Kepri ini harus dikedepankan. Defisit anggaran bukan menjadi suatu alasan,” kata Nurdin saat meresmikan RS Bhayangkara di Batubesar, Rabu (1/6/2016). Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya,  berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan kesehatan melalui perluasan jangkauan pelayanan kesehatan kepada segenap lapisan masyarakat tanpa kecuali. “Maka dari itu, mari kita jalin terus konektifitas hati. Jika ada kendala pembangunan rumah sakit ini, kita dudukkan bersama dan berkoordinasi dengan DPRD Kepri,” pinta Nurdin.

Senada dengan Gubernur, Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian berjanji kehadiran rumah sakit Bhayangkara Batam ini dapat menjadi jawaban kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Saya minta agar pelayanan prima dapat diberikan tidak hanya untuk anggota Polri saja. Tapi ikhlas untuk seluruh masyarakat,” tegas Sam Budi.

Sam Budigusdian menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit yang terletak di Jalan Dang Merdu no. 2 Batu Besar sudah dimulai sejak tahun 2005 lalu.  Adapun anggarannya didapat dari dana hibah Pemprov Kepri tahun anggaran 2013. Untuk pengembangannya, Dinas Kesehatan akan menganggarkan sebesar Rp2miliar dalam APBD-P untuk pembangunan ICU dan Ruang Bedah.

Ditempat yang sama, Kabiddokkes Polda Kepri Kombes Djarot Wibowo mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini awalnya sebagai pusat rehabilitasi narkoba. Seiring dengan waktu, Kapolri pada bulan Juni 2015 ditetapkan sebagai rumah sakit Bhayangkara.

“Harapan kedepan semoga ada bidang forensik yang lengkap dengan fasilitasnya untuk memenuhi kebutuhan RS Bhayangkara,” harapnya.

Peresmian gedung ini juga dihadiri langsung Karumkit TK I RS Sukanto Kramat Djati Jakarta Brigjen Pol dr. Didi Agus Mintadi, SpJP, DFM. Dalam pidatonya, Ia mengatakan bahwa RS Bhayangkara Batam merupakan yang ke-46 di seluruh Indonesia. Kedepan, rumah sakit ini nantinya akan melayani berbagai fasilitas kesehatan yang akan mendukung kinerja Polri seperti DVI, forensik, DNA, dan identifikasi.

Hadir dalam peresmian ini para pejabat utama Polda Kepri, mantan Kapolda Kepri Endjang Sudrajat, Johannes Kenedy, ketua BP Batam Hatanto Reksodiputro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *